Fian Rubianti Am.Keb

Distosia Bahu

  • 1

distosia bahu - duniabidan.com

DISTOSIA BAHU

Pengertian Distosia Bahu

Distosia bahu adalah ketidakmampuan bahu untuk melakukan putaran praksi luar karena berat bayi lahir makrosomia.

Makrosomia adalah berat lahir janin lebih dari 4000 gram. Bayi makrosomia yang menyebabkan distosia bahu adalah jika berat janin lahir melebihi 4500 gram.

Distosia bahu menurut para ahli adalah tersangkutnya bahu dan janin dan tidak dapat dilahirkan setelah kepala janin dilahirkan menggunakan sebuah kategori objektif untuk menentukan adanya distosia bahu yaitu interval waktu. Antara lain kepala dengan seluruh tubuh (Maryunani, 2013)

Diagnosa Distosia Bahu

Diagnosa distosia bahu dapat ditegakan apabila ditemukan gejala seperti dibawah ini:

  1. Kepala janin dapat dilahirkan tetapi tetap berada dekat vulva.
  2. Kepala bayi tidak melakukan putaran praksi luar.
  3. Dagu tertarik dan menekan perineum.
  4. Tanda kepala kura-kura (penarikan kembali kepala terhadap perineum sehingga tampak masuk kembali ke dalam vagina).
  5. Tarikan pada kepala gagal melahirkan bahhu yang terperangkap di belakang
    simfisis pubis.

Komplikasi Distosia Bahu

Komplikasi yang mungkin saja bisa terjadi akibat melahirkan patologis dengan distosia bahu adalah:

1. Komplikasi yang terjadi pada ibu

  • Perdarahan pasca persalinan
  • Fistula Rectovaginal (Sambungan abnormal antara bagian bawah usus besar/ rektum dengan v4gina)
  • Simfisiolisis atau diathesis, dengan atau tanpa “transient femoral neuropathy”
  • Robekan perineum derajat III atau IV
  • Rupture Uteri (Robekan pada dinding rahim)

2. Komplikasi yang terjadi pada bayi

  • Brachial plexus palsy (kelumpuhan pada sendi 
  • Fraktura Clavicle (Patah Tulang Selangka)
  • Kematian janin
  • Hipoksia janin, dengan atau tanpa kerusakan neurololgis permanen
  • Fraktura humerus (Patah tulang lengan atas)

Faktor Resiko Terjadinya Distosia Bahu

Faktor resiko terjadinya distosia bahu adalah sebagai berikut:

  1. Kelainan anatomi panggul ibu
  2. Diabetes Gestational
  3. Kehamilan postmatur
  4. Riwayat distosia bahu
  5. Tubuh ibu pendek
  6. Dugaan makrosomia
  7. Persalinan forceps atau vacum (Assisted vaginal delivery)
  8. Gagguan persalinan kala 1 atau kala 2 memanjang

Penanganan persalinan dengan distosia bahu, dapat dilakukan dengan beberapa manuever. Semua Bidan diwajibkan menguasai manuver penatalaksanaan distosia bahu untuk memberikan pertolongan jika menemukan persalinan dengan distosia bahu.

INFO: You have Ads-Block for Distosia Bahu , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Distosia Bahu , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Distosia Bahu by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Distosia Bahu via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 1
Top Recent People Searches: Distosia Bahu

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Distosia Bahu


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.