Fian Rubianti Am.Keb

Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan

  • 1

Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan

Apa itu Syndrom Baby Blues?

Syndrom baby blues atau maternal syndrom adalah suatu kondisi gangguan psikologis yang dialami oleh 50%-80% ibu pasca melahirkan berupa perasaan sedih, cemas, gelisah dan perasaan tidak nyaman, syndrom baby blues ini lebih sering dialami oleh ibu baru pertama melahirkan.

Baby blues syndrom dirasakan beberapa hari pasca melahrikan dan biasanya akan hilang setelah 2 minggu, umumnya dialami oleh ibu baru pertama kali melahirkan, namun ibu yang melahirkan lebih dari 1 kali pun dapat mengalami syndrom ini tergantung dari penyebabnya.

Ibu masih bisa merawat diri dan bayinya yang berusia kurang dari 2 minggu, namun merasa tidak nyaman karena kondisi perasaannya yang terganggu.

Apa penyebab terjadinya syndrom baby blues?

Meski syndrom baby blues ini tidak selalu terjadi, namun 80% ibu baru pertama melahirkan pasti mengalami syndrom ini. Maka dari itu perlu diketahui penyebabnya, agar dapat meminimalisir terjadinya baby blues syndrom. 

  • Perubahan hormonal yang drastis pasca melahirkan dan mempengaruhi zat-zat kiia di otak yang mmengatur mood, sehingga perasaan ibu menjadi terganggu.
  • Faktor kelelahan setelah melahirkan dan menyusui.
  • Perubahan rutinitas karena merawat bayi, apalagi mengurus seorang diri.
  • Kurang mendapat dukungan suami dan keluarga juga lingkungan seklitar.

Apa gejala yang dirasakan oleh penderita baby blues syndrom?

Gejala yang terjadi pada penderita syndrom baby blues ini cenderung berkaitan dengan perasaan, meskipun merupakan hal sepele bagi orang lain, namun bagi ibu yang mengalami baby blues syndrom ini merupakan hal yang berat untuk dilalui secara normal. Berikut gejala yang dirasakan oleh penderita baby blues syndrom:

  • Sering menangis
  • Mudah merasa cemas
  • Mudah tersinggung, sensitif
  • Kurang konsentrasi
  • Mudah stress
  • Gangguan tidur
  • Moody sepanjang waktu
  • Merasa rapuh dan tidak berdaya
  • Merasa gelisah
  • Merasa bersalah
  • Merasa kesepian

Jika tidak ingin terjadi baby blues syndrom cukup mudah, perlu adanya peran serta keluarga dan suami, ikut membantu mengurus bayi terutama bagi ibu muda, selalu mensuport dan menghibur dikala rasa lelah dan gejala depresi dirasakan.

INFO: You have Ads-Block for Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 1
Top Recent People Searches: Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Baby Blues Syndrom, Depresi Ringan Pasca Melahirkan


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.