Fian Rubianti Am.Keb

Apa itu Persalinan Normal (spontan)

  • 2

Persalinan normal (persalinan spontan) adalah persalinan yang dilakukan dengan bayi lahir melalui v@gina dengan letak belakang kepala/ubun-ubun kecil, tanpa memakai alat bantu, serta tidak melukai ibu maupun bayi (kecuali episiotomi) sejak awal hingga akhir hanya dengan tenaga ibu serta melalui jalan lahir ke dunia luar. 

Proses persalinan normal melalui kejadian secara alami dengan adanya kontraksi rahim ibu dan dilalui dengan pembukaan untuk mengeluarkan bayi. Jika Persalinan Normal tidak memungkinkan karena masalah posisi bayi harus dilakukan bedah sesar. 

Proses persalinan normal biasanya berlangsung dalam waktu kurang dari 24 jam. 

Apa itu Persalinan Normal (spontan) - Dunia Bidan

Apa itu Persalinan Normal (spontan) - Image Source

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persalinan

Persalinan dapat berjalan normal (Eutosia) apabila memiliki 5 P yang terdiri dari: faktor fisik 3 P dapat bekerja sama dengan baik apa lagi di tambah dg 2 P (Passage, Passanger, Power, Psikis, Penolong). Mari simak penjelasan lengkapnya dibawah ini.

Faktor-faktor yang terlibat dalam persalinan adalah :

1. Passage (Jalan Lahir) 

Passage adalah jalan lahir yang harus dilewati oleh janin terdiri dari rongga panggul, dasar panggul, serviks dan v@gina. Agar janin dan plasenta dapat melalui jalan lahir tanpa ada rintangan, maka jalan lahir tersebut harus normal.

Kelainan pada jalan lahir lunak diantaranya disebabkan oleh serviks yang kaku, serviks gantung, serviks konglumer, edema serviks, juga terdapat v@ginal septum, dan tumor pada vagina.

2. Passenger (Janin dan Plasenta)

Janin merupakan passanger utama, dan bagian janin yang paling penting adalah kepala, plasenta, selaput dan cairan ketuban atau amnion. karena kepala janin mempunyai ukuran yang paling besar, 90% bayi dilahirkan dengan letak kepala. 

Kelainan-kelainan yang sering menghambat dari pihak passanger adalah kelainan ukuran dan bentuk kepala anak seperti hydrocephalus ataupun anencephalus, kelainan letak seperti letak muka atau pun letak dahi, kelainan kedudukan anak seperti kedudukan lintang dan letak sungsang.

3. Power (Kekuatan)

Power adalah kekuatan atau tenaga untuk melahirkan yang terdiri dari his atau kontraksi uterus dan tenaga meneran dari ibu. Power merupakan tenaga primer atau kekuatan utama yang dihasilkan oleh adanya HIS dan retraksi otot-otot rahim dan otot-otot volunteer dari ibu, yaitu kontraksi otot perut dan diafragma sewaktu ibu mengejan atau meneran.

His adalah kontraksi otot-otot rahim pada persalinan, mula-mula perlahan tetapi teratur, makin lama bertambah kuat sampai kepada puncaknya, semakin lama semakin cepat dan teratur jaraknya sesuai dengan proses persalinan sampai anak dilahirkan.

Tenaga meneran dari ibu merupakan kekuatan lain atau tenaga sekunder yang berperan dalam persalinan, tenaga ini digunakan pada saat kala 2 dan untuk membantu mendorong bayi keluar, tenaga ini berasal dari otot perut dan diafragma.

Persalinan akan berjalan normal, jika HIS dan tenaga meneran ibu baik. Kelainan HIS dan tenaga meneran dapat disebabkan karena hypotonic/atonia uteri dan hypertonic/tetania uteri.

4. Psikis (Psikologis)

Pada fase persalinan terjadi peningkatan kecemasan, dengan makin meningkatnya kecemasan akan makin meningkatkan intensitas nyeri.

Menurut pitchard, dkk., perasaan takut dan cemas merupakan faktor utama yang menyebabkan rasa sakit dalam persalinan dan berpengaruh terhadap kontraksi rahim dan dilatasi serviks sehingga persalinannya lama. Rasa takut dan cemas yang dialami ibu akan berpengaruh pada lamanya persalinan, his kurang baik, dan pembukaan yang kurang lancar.

5. Pysian/penolong

Ketika ibu melahirkan memutuskan untuk bersalin oleh Bidan, Bidan mempunyai tanggungjawab yang besar dalam proses persalinan tersebut.

Langkah utama yang harus dikerjakan Bidan adalah:

  • Memeriksa kesehatan Ibu dan janin meliputi keadaan umum ibu dan TTV (tanda-tanda vital)
  • Mengkaji perkembangan persalinan
  • Memberitahu perkembangannya baik fisiologis maupun patologis pada ibu dan keluarga dengan bahasa yang mudah dimengerti. Kesalahan yang dilakukan bidan dalam mendiagnosis persalinan dapat menimbulkan kegelisahan dan kecemasan pada ibu dan keluarga.

Kompetensi yang dimiliki penolong sangat bermanfaat untuk memperlancar proses persalinan dan mencegah kematian maternal dan neonatal. Dengan pengetahuan dan kompetensi yang baik diharapkan kesalahan atau malpraktik dalam memberikan asuhan tidak terjadi, sehingga ibu dan bayi selamat.

Baca Juga: Jenis Persalinan Menurut Usia- Umur Kehamilan

INFO: You have Ads-Block for Apa itu Persalinan Normal (spontan) , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Apa itu Persalinan Normal (spontan) , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Apa itu Persalinan Normal (spontan) by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Apa itu Persalinan Normal (spontan) via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 2
Top Recent People Searches: Apa itu Persalinan Normal (spontan)

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Apa itu Persalinan Normal (spontan)


Disable AdBlocker di Browser Anda

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.