Fian Rubianti Am.Keb

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3

  • 1

Tanda bahaya kehamilan merupakan gejala penyakit yang dialami ibu hamil dan janin selama periode kehamilan, tanda bahaya ini muncul bisa sedari awal ibu mengandung, atau diawal kehamilan normal namun menjelang persalinan berubah menjadi patologi (mengalami masalah berbahaya dan pasti membutuhkan penanganan khusus dari Dokter specialis kandungan). Jika tidak segera ditangani oleh Bidan atau Dokter Kandungan maka akan menyebabkan keguguran, atau pertumbuhan janin yang tidak normal saat dilahirkan.

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Masing-masing tanda bahaya ini merupakan indikasi penyakit tertentu. Contohnya Perdarahan pada awal kehamilan menandakan bahaya abortus atau mola hidatidosa (hamil anggur), Perdararahan kehamilan tua mengindikasikan harus segera dilahirkan prematur.

Berikut Tanda Bahaya Pada Ibu Hamil Trimester 1, 2, 3:

1. Muntah Berlebihan Dan Tidak Mau Makan

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Mual (nausea) dan muntah (emesis gravidarum) merupakan hal yang wajar dialami hampir semua ibu hamil pada awal kehamilan, apalagi jika hendak menginjak usia kandungan 6 minggu. Segera periksakan ke Bidan / Dokter kandungan jika ibu hamil mengalami muntah yang terus menerus sampai badannya lemas dan tidak mau makan, keadaan tersebut dinamakan Hyperemesis Gravidarum, Ibu hamil harus mendapatkan obat antiemetik bahkan sampai perawatan jika Keadaan umum ibu hamil sangat buruk.

Hyperemesis Gravidarum adalah kondisi yang ditandai oleh mual muntah parah yang menyebabkan nafsu makan berkurang sehingga terjadi penurunan berat badan, dan gangguan elektrolit.

2. Demam Tinggi

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Demam pada ibu hamil dengan suhu diatas 38oC harus menjadi perhatian bagi semua anggota keluarga. Demam dapat mengindikasikan bahwa tubuh terinfeksi virus-virus seperti flu, toxoplasma, atau varicella. Demam tinggi pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko cacat lahir pada janin yang dikandungnya atau keguguran di awal kehamilan.

Segera hubungi Bidan/Dokter kandungan anda dan tanyakan apakah perlu mengonsumsi paracetamol untuk menurunkan demam. Selain pilihan obat yang bisa dikonsumsi, Anda juga dapat meredakan demam saat hamil secara alami. Selengkapnya disini : Tips Meredakan Demam Ibu Hamil Tanpa Obat

3. Gejala Pre-eklamsia

Dunia Bidan

Image Source

Preeklamsia adalah Kondisi tubuh ibu hamil dengan tekanan darah tinggi (Hipertensi) mencapai 140/90 mmHg bahkan lebih, disertai dengan penigkatan kadar protein pada urine (proteinuria), bengkak Kaki dan tangan, muntah-muntah, sakit kepala parah yang tidak hilang, jarang buang air kecil. Hal ini dapat menyebabkan komplikasi serius, bahkan fatal bagi ibu maupun bayi.

Segera periksa ke Bidan terdekat jika ibu hamil mengalami gejala tersebut, apalagi jika terdapat bengkak pada tangan kaki sampai wajah dan disertai Sakit Kepala bahkan Kejang. Ibu hamil harus segera mendapat penanganan serius. 

4. Berat Badan Ibu Hamil Tidak Naik

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Selama kehamilan berat badan ibu naik sekitar 9-12 kg, karena adanya pertumbuhan janin dan bertambahnya jaringan tubuh ibu akibat kehamilan (pregnancy cause). Kenaikan berat badan itu biasanya terlihat nyata sejak kehamilan berumur 4 bulan sampai menjelang persalinan.Bila berat badan ibu tidak naik pada akhir bulan keempat atau kurang dari 45 kg pada akhir bulan keenam (end of second trismester), pertumbuhan janin mungking terganggu, Ibu mungkin kekurangan gizi atau ibu mempunyai penyakit lain, seperti batuk menahun, malaria, dll yang segera perlu diobati.

5. Berkurangnya Gerak pada Janin Atau tidak ada

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Normalnya, Gerakan pada janin akan dirasakan ibu pertama kali sejak usia kehamilan 4-5 bulan. Janin yang sehat bergerak secara teratur minimal 10 kali dalam 12jam. Tapi jika pola pergerakannya berubah (berhenti atau melamban) atau tidak bergerak sama sekali dalam 12 jam setelah usia kehamilan 24 minggu, ini berarti terjadi sesuatu dengan janin yang dikandung, kehidupan bayi mungkin terancam. Ibu harus segera memeriksakan kandungan ke Bidan/Dokter kandungan. 

6. Nyeri Perut Bagian Bawah

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Gejala nyeri atau sakit di bagian perut saat hamil dikatakan berbahaya apabila tidak kunjung hilang meski sudah beristirahat selama beberapa waktu. Nyeri perut hebat dapat terjadi pada ruptur uteri disertai shock, perdarahan intra abdomen dan atau pervaginam, kontur uterus yang abnormal, serta gawat janin atau DJJ tidak ada.

7. Cedera Pada Perut atau Jatuh

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Jika ibu hamil tidak sengaja jatuh dengan posisi terduduk, seharusnya tidak apa-apa karena bukan janin yang terbentur. Namun, jika perut terkena benturan ketika jatuh hingga terjadi kontraksi, adanya rembesan cairan, atau perdarahan, segera minta pertolongan untuk dibawa ke unit gawat darurat terdekat.

8. Perdarahan Pada Hamil Muda dan Hamil T0ua

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Perdarahan umumnya biasa terjadi pada masa awal kehamilan atau di trimester pertama kehamilan dengan jumlah sedikit sering dianggap normal. Namun, berbeda kasusnya apabila perdarahan tergolong banyak dan darah yang keluar berwarna merah segar, apalagi jika ditambah dengan rasa nyeri yang sangat hebat dibagian rahim Anda.

Janin mungkin masih dapat diselamatkan jika perdarahan tidak disertai mulas dan pembukaan jalan lahir, tetapi bila janin tak dapat diselamatkan ibu perlu mendapat pertolongan segera. Sedangkan pada perdarahan kehamilan 7-9 bulan, meskipun hanya sedikit merupakan ancaman bagi ibu dan janin, Ibu perlu segera mendapat pertolongan.

9. Ketuban Pecah Sebelum Waktunya (KPSW)

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 | Dunia Bidan

Image Source

Normalnya cairan ketuban itu pecah ketika mejelang persalinan, dengan disertai mulas dan keluarnya lendir bercampur darah dari jalan lahir. Cairan ketuban biasanya berwarna Jernih. Bila Ketuban pecah sebelum ada tanda-tanda persalinan, ibu dan janin akan mudah terinfeksi, sangat berbahaya jika tidak segera ditangani, Ibu harus segera mendapat pertolongan Bidan terdekat untuk dibawa ke Rumah Sakit.

Baca Juga: Pantangan Makanan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Baca Juga: Ketidaknyamanan pada Kehamilan Trimester 1

Ibu hamil harus selalu waspada terhadap kesehatan janin dan dirinya, harus selalu peka jika dirasa ada hal yang aneh mengenai kesehatan. Jika sakit jangan dibiarkan terlalu lama, segera periksa ke Bidan/ Dokter kandungan dan jangan sembarang minum obat bebas di warung, karena obat dengan golongan tertentu tidak dapat dikonsumsi oleh ibu hamil, Jangan Membiarkan ibu hamil sakit tanpa diobati.


INFO: You have Ads-Block for Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3 via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 1
Top Recent People Searches: Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Berkomentarlah dengan Bijak?

Artikel Terkait dengan Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 1, 2, 3

News