Fian Rubianti Am.Keb

Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik

  • 1

Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai pengertian kehamilan ektopik, tanda gejala dan penanganannya, kehamilan ektopik ini merupakan kondisi berbahaya jika kehamilannya dibiarkan dan tidak segera ditangani. Umumnya kehamilan ektopik ini terjadi pada tuba falopi, dapat menimbulkan perdarahan akibat pecahnya saluran tuba yang tidak mampu menahan pertumbuhan embrio yang akan merusak struktur jaringan tempatnya menempel.

Penyebab dan faktor risiko kehamilan ektopik

Image source

Penyebab Terjadi Kehamilan Ektopik

Sejauh ini penyebab terjadinya kehamilan ektopik belum diketahui dengan pasti, sebab proses kehamilan ektopik ini pada dasarnya sama seperti proses kehamilan normal, hanya saja ketika sel telur dibuahi kemudian terjadi perlekatan malah menempel pada bagian tubuh lain, seperti tuba falopi yang paling sering terjadi kehamilan ektopik.

Faktor Risiko Kehamilan Ektopik

Siapa saja yang berisiko mengalami kehamilan ektopik (hamil diluar kandungan)?

Dalam beberapa kasus, kondisi di bawah ini dapat meningkatkan risiko mengalami kehamilan diluar kandungan:

  • Wanita yang menggunakan alat kontasepsi dalam Rahim (AKDR) seperti penggunaan KB spiral atau intrauterine device (IUD) memang efektif dalam mencegah kehamilan, namun bila terjadi kehamilan maka yang terjadi adalah Kehamilan Ektopik.
  • Wanita yang pernah mengidap inflamasi Tuba Falopi atau penyakit radang panggul akibat Penyakit Menular Seksual (PMS) seperti Gonorrhea, Klamidia dan PID (Pelvic Inflamamtory Disease) memiliki risiko lebih tinggi.
  • Wanita yang hamil meskipun sudah mengikuti prosedur pengikatan Tuba (Sterilisasi) atau pembukaan ikatan Tuba yang kurang sempurna
  • Tindakan operasi di seputar daerah panggul atau bagian perut (misalnya operasi usus buntu atau operasi Caesar), bila tidak berhati-hati dapat memicu beberapa kerusakan jaringan kewanitaan.
  • Peradangan (inflamsi) akibat ketidak seimbangan hormon esterogen seperti Endometriosis atau pasca operasi saluran tuba falopi. Efek samping dari Endometriosis dan pasca operasi tersebut dapat menyebabkan luka parut di sekitar tuba falopi, luka tersebut mengakibatkan terhambatnya perjalanan sel telur.
  • Risikonya meningkat 10% untuk wanita yang pernah mengalami Kehamilan Ektopik sebelumnya.
  • Memiliki kelainan kongenital (bawaan) dalam saluran tuba yang sempit membuat telur kesulitan untuk bergerak.
  • Hamil melalui program bayi tabung, maka ibu hamil harus memeriksakan dimana embrio ditanamkan.
  • Usia ibu hamil diatas 35 tahun.
  • wanita perokok.

Jika Anda memiliki salah satu dari faktor risiko di atas, berkonsultasilah dengan dokter agar diberikan saran dalam upaya pencegahan atau penanganan kasus kehamilan ektopik.

INFO: You have Ads-Block for Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 1
Top Recent People Searches: Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Penyebab dan Faktor Risiko Kehamilan Ektopik


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.