Fian Rubianti Am.Keb

Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar

  • 2

DuniaBidan.com

Ada berbagai macam posisi menyusui yang baik dan perlu diketahui oleh para ibu yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya mengenai posisi Ibu menyusui bayi yang paling benar. Pada artikel tersebut menjelaskan berbagai macam posisi menyusui seperti posisi mendekap (The cradle), posisi mendekap silang (The cross cradle hold), posisi pencengkram/Sepakbola (The football hold), posisi duduk (Saddle hold), posisi berbaring (The lying position).

Baca Juga: Apa itu Kolostrum? Jangan Membuang Kolostrum!
Baca Juga: Kandungan Dan Manfaat Air Susu Ibu (ASI)

Tetapi proses menyusui itu sendiri tidak akan berhasil jika ibu tidak mengetahui posisi perlekatan saat menyusui antara put!ng dan mulut bayi yang baik dan benar. Pada artikel ini akan dibahas mengenai posisi perlekatan yang baik dan benar, yukk simak informasinya berikut ini:

Posisi Perlekatan Mulut Bayi Saat Menyusui yang Benar

1. Letakan bayi dekat perut dan pay*d*ra Anda.

2. Sangga punggung/bahu belakang bayi dengan satu lengan, dan pastikan kepalanya terletak pada lengkung siku lengan Anda dan tahan bokongnya dengan telapak tangan.

3. Satu tangan bayi letakkan di belakang tubuh Anda dan yang satu lagi berada di depan.

4. Posisikan tubuh bayi dengan perut bayi menempel pada badan Anda dan kepalanya menghadap ke pay*d*ra.

5. Pastikan lengan dan telinga bayi berada pada satu garis lurus (jangan membelokkan kepala bayi).

6. Posisikan mulut dan hidung bayi menghadap pay*d*ra Anda.

7. Beri rangsangan kepada bayi untuk membuka mulutnya dengan cara menyentuhkan puting Anda ke pipinya atau dengan menyentuh ujung bibir bayi dengan jari kelingking Anda.

8. Keluarkan sedikit ASI sebelum menyusui, kemudian oleskan pada puting dan di sekitar areola pay*d*ra. Cara ini dilakukan sebagai desinfektan dan untuk menjaga kelembaban puting susu.

9. Setelah bayi membuka mulutnya dengan lebar, segera dekatkan kepala bayi ke pay*d*ra Anda dan put*ng serta areola (lingkaran berwarna lebih gelap dari pay*d*ra disekitar puting) dimasukkan ke mulut bayi. Pastikan sebagian areola masuk ke mulut bayi, puting Anda berada di langit – langit mulutnya, sehingga lidah bayi menekan ASI untuk keluar dari tempat penampungan ASI yang terletak di bawah areola pay*d*ra. Anda juga bisa memegang pay*d*ra dengan ibu jari di atas dan jari yang lain menopang di bawah.

10. Posisi dagu dan hidungnya menghadap pay*d*ra dan mungkin bersentuhan dengan pay*d*ra Anda. Jangan khawatir karena bayi tetap bisa bernapas dalam posisi ini. Bila bayi merasa tidak nyaman dengan posisi menyusui karena tidak bisa bernapas tentu bayi akan melepaskan isapannya. Bila Anda merasa hidung bayi tertutup penuh dengan pay*d*ra Anda, ganti posisi dengan mengarahkan kaki dan badan bayi untuk lebih dekat atau angkat sedikit pay*d*ra Anda, bukan memencet areola dengan jari-jari Anda. Jangan lupa untuk menatap bayi dengan penuh kasih sayang selama proses menyusui, nikmatilah momen indah ini.

11. Bila puting susu terasa sakit, lepaskan bayi dari pay*d*ra dan posisikan kembali. Puting susu yang terasa sakit disebabkan karena perlekatan atau posisi menyusui yang salah sehingga bayi hanya menghisap puting susu saja. Hal ini akan mengakibatkan puting Anda lecet dan bayi tidak mendapatkan cukup ASI. Lepaskan isapan bayi dengan cara memasukkan jari kelingking Anda ke mulut bayi melalui ujung mulutnya atau menekan dagu bayi ke arah bawah.

12. Setelah salah satu pay*d*ra tempat bayi menyusu terasa ringan dan kosong, sebaiknya ganti dan berikan pay*d*ra satunya yang masih penuh ASI agar produksi ASI menjadi lebih baik.

13. Setiap selesai memberikan ASI kepada si kecil, keluarkan sedikit ASI dan oleskan pada puting dan sekitar pay*d*ra dan biarkan kering dengan sendirinya.

Baca Juga: Tips Agar ASI (Air Susu Ibu) Keluar Banyak & Lancar

Hal yang harus diperhatikan saat menyusui

1. Sebagai ibu menyusui anda wajib mengetahui posisi ibu menyusui bayi yang paling benar dan posisi perlekatan menyusui bayi yang benar

Posisikan diri Anda dengan santai, misalnya dalam posisi duduk di kursi Anda bisa menggunakan bantal bantuan untuk menyangga tangan dan kaki Anda. Usahakan kaki tidak menggantung dan punggung bersandar pada sandaran kursi. 

Bila diperlukan Anda bisa gunakan bantal biasa atau bantal menyusui (nursing pillow) yang bisa diletakkan di bawah tubuh bayi untuk mengangkat/menyangga badan bayi sejajar dengan posisi pay*d*ra Anda. Jangan sampai Anda harus membungkuk ketika menyusui.

2. Untuk mencegah agar bayi tidak muntah setelah menyusui sendawakan bayi yang dapat membantunya mengeluarkan udara dari lambungnya. Anda dapat membaca cara menyendawakan bayi setelah menyusu yang benar pada artikel sebelumnya.

INFO: You have Ads-Block for Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 2
Top Recent People Searches: Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.