Fian Rubianti Am.Keb

Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus)

  • 1

DuniaBidan.com

Setelah ibu hamil melawati proses persalinan yang melelahkan sampai akhirnya telah lahir si buah hati, beberapa pemeriksaan wajib dilakukan terhadap bayi sesaat setelah dilahirkan, yaitu: Pengukuran suhu tubuh, denyut jantung, frekuensi pernapasan, berat badan, panjang badan, dan refleks.

Kemudian hasil yang diperoleh akan dicatat pada grafik perbandingan berat badan bayi dengan usia kehamilan untuk menilai apakah bayi terlalu kecil, cukup atau terlalu besar dibandingkan dengan usia kehamilan, juga untuk mengetahui apakah ada kecenderungan untuk menderita penyakit tertentu.

Untuk itu, ada beberapa tes yang perlu dilakukan untuk pemeriksaan bayi baru lahir (neonatus) antara lain:

1. Test APGAR

Pemeriksaan APGAR ini dilakukan pada menit ke-1 dan ke-5 segera setelah bayi lahir dengan menggunakan sistem skor untuk menentukan status klinis bayi secara umum untuk membantu dokter dalam memutuskan apakah bayi tersebut membutuhkan perawatan ekstra atau tidak. Penilaian test APGAR berdasarkan warna kuit, detak jantung, kekuatan otot, respon terhadap rangsangan, dan pernapasan.

Hasil penilaian skor APGAR 7-10 dikatakan bayi baru lahir tersebut adalah normal (baik). Sedangkan jika hasil pemeriksaan test APGAR tersebut memiliki nilai dibawah 3 mengindikasikan perlunya tindakan resusitasi terhadap neonatus (bayi baru lahir) dan kemungkinan asfiksia intrapartum pada neonatus.

2. Test Skrining terhadap hiperfenilketonuria, anemia dan hipotinoid

Test skrining ini dilakukan dengan menggunakan darah yang diambil dari bagian tumit bayi sebagai objek pemeriksaan.

3. Test Coomb

Pemeriksaan test coomb dengan menggunakan darah yang diambil dari daerah sekitar tali pusar bayi. Test coomb dilakukan jika golongan darah ibu hamil adalah rhesus negatif atau ntuk pemeiksaan zat antibodi.

4. Penilaian Refleks bayi baru lahir

Penilaian refleks dilakukan terhadap beberapa refleks termasuk refleks menghisap dan menelan, berikut macam-macam refleks bayi yang akan diperiksa pada saat bayi baru lahir (neonatus) diantaranya:

  • Refleks menghisap dan mencari : Rooting reflex
  • Refleks menggenggam : Palmar grasp reflex

  • Refleks leher : Tonic neck reflex

  • Refleks kejut : Moro reflex

  • Refleks mengedip : Glabela reflex

  • Refleks kepekaan pada telapak kaki : Babinski Reflex

5. Skala penilaian perilaku neonatur menurut Brazelton

Skala penilaian ini dilakukan terhadap bayi baru lahir yang diduga memiliki gangguan perilaku. Test ini dilakukan di rumah sakit guna mengetahui bagaimana respon bayi terhadap lingkungannya, namun baru sebagian rumah sakit yang melakuka test ini secara rutin.

Nah itu dia serangkaian pemeriksaan pada bayi baru lahir (neonatus), namun untuk test coomb dan skrining belum diterapkan sepenuhnya pada setiap pemeriksaan bayi baru lahir karena keterbatasan alat dan fasilitas penunjang pada sebagian tempat pelayanan.

INFO: You have Ads-Block for Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus) , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus) , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus) by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus) via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 1
Top Recent People Searches: Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus)

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Pemeriksaan Bayi Baru Lahir (Neonatus)


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.