Fian Rubianti Am.Keb

Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar

  • 2

DuniaBidan.com

Apakah anda pernah menemui kondisi bayi yang gumoh atau muntah selesai menyusu? Hal tersebut terjadi karena bayi tidak segera disendawakan. Dalam keadaan pasca menyusu, terdapat gelembung angin yang terkadang ikut masuk ke dalam perut bayi. Makin banyak udara yang masuk, semakin kembunglah perut bayi. Akibatnya bayi merasa tidak nyaman dan akan menyebabkan rewel.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan muntah karena udara dan makanan yang sudah bercampur di lambung. Bahayanya, muntahan bayi bisa masuk hidung dan paru-paru yang membuat bayi tersedak. Umumnya bayi perlu disendawakan hingga usia bayi 9 bulan. Setelah itu, biasanya bayi sudah bisa bersendawa sendiri.

Bagaimana cara menyendawakan bayi yang baik dan benar? Simak informasinya dibawah ini.

Cara Membuat Bayi Sendawa Setelah Menyusu

DuniaBidan.com

Bila dilakukan dengan posisi yang tepat, setelah tiga menit, umumnya bayi akan bersendawa. Masing-masing bayi memiliki posisi favorit bersendawa. Karena itu, kenali posisi favorit bayi Anda.

1. Menaruh di Pundak (over your shoulder)

Inilah posisi favorit dan mudah menyendawakan. Caranya, bayi digendong di pundak dengan wajah menghadap ke belakang. Pegang bagian pantatnya dengan satu tangan, sedangkan tangan lain memegang leher dan menepuk-nepuk punggungnya. Tidak lebih dari tiga menit, mulut bayi akan mengeluarkan bunyi khas sendawa.

Agar berhasil sebaiknya dilakukan langkah berikut ini:

  • Usahakan tubuh bayi dalam posisi tegak lurus/vertikal. Dagu menyandar ke bahu, bahu lurus ke bawah, lalu leher disangga tangan.
  • Posisi dagu diusahakan lebih tinggi dari bahu. Mulut dan hidung tidak tertutup. Jika posisi ini diabaikan, sangat mungkin bayi sulit sendawa, bahkan bisa menyebabkannya muntah.
  • Tepuklah di bagian punggung secara perlahan tapi kuat. Jangan terlalu lemah tapi tidak usah terlalu keras. Jangan menepuk di atas pantat atau di pundaknya karena percuma. Tepuklah di bagian tengah, di bawah iga kiri.
  • Goyangkan tubuh bayi, bukan kakinya saat menyendawakan. Mirip menggoyangkan botol. Menggoyangkan sembarangan bisa membuat bayi sulit sendawa.
  • Pegang selalu leher bayi. Jika tidak, bayi bisa mengalami risiko cidera.

 2. Posisi Setengah Duduk di Pangkuan (sitting on your lap)

Kelemahan posisi ini, bayi umumnya agak lama bersendawa karena posisinya tidak tegak. Melakukannya pun tidak mudah. Posisi bayi setengah duduk. Dada dan kepala menjorok ke depan. Sangga leher lalu tepuk-tepuk bagian lambungnya. Si kecil pun akan sendawa. Hindari memangku bayi dengan posisi mendatar, karena menyebabkannya muntah.

 3. Posisi Telungkup (lying face down on your lap)

Telungkupkan bayi di pangkuan. Tepuk-tepuklah bagian punggungnya. Usahakan posisi dada lebih tinggi dari perutnya. Cara ini bisa dilakukan di boks atau ranjang si kecil. Selain membuat udara di perut keluar, posisi ini bisa membuat bayi lebih relaks.

4. Metode Tick Tock

Gerakan metode tick tock ini akan membuat udara dari lambung bayi akan keluar melalui “sendawa”. Saat bayi tampak akan bersendawa, pindahkan dari dari hadapan muka anda, terutama jika sendawa bayi disertai dengan air ludah.

DuniaBidan.com

  • Pegang bayi di bawah ketiaknya. Menahan/ menyangga pada bagian kepala dan leher bayi dengan jari .
  • Biarkan kaki bayi menjuntai/mengayun-ayun dengan bebas.
  • Pegang bayi sehingga menghadap sejajar dengan wajah ibu.
  • Miringkan bayi anda dari samping ke samping dengan hati-hati/pelan-pelan.
  • Buat suasana menyenangkan bagi bayi, misalnya dengan bersenandung : tick tock -tick tock…

Demi Kenyamanan si Kecil, Jangan Lupa Untuk Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yaa!

Baca Juga: Apa itu Kolostrum? Jangan Membuang Kolostrum!
Baca Juga: Apa Itu Ayah ASI? Seperti Apa Peran Ayah ASI?
Baca Juga: Daftar Makanan Untuk Melancarkan ASI
Baca Juga: Tips Agar ASI (Air Susu Ibu) Keluar Banyak & Lancar
Baca Juga: Posisi Ibu Menyusui Bayi yang Paling Benar
Baca Juga: Tanda Menyusui Bayi Dengan Baik dan Benar
Baca Juga: Posisi Perlekatan Menyusui Bayi yang Benar
Baca Juga: Faktor Penyebab ASI Sedikit
Baca Juga: Kandungan Dan Manfaat Air Susu Ibu (ASI)
Baca Juga: Kapan Memberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI)

INFO: You have Ads-Block for Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 2
Top Recent People Searches: Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Cara Menyendawakan Bayi Setelah Menyusu yang Benar


Disable AdBlocker di Browser Anda...

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.