Fian Rubianti Am.Keb

Bahaya Kejang Pada Anak

  • 2

Kejang pada anak adalah dampak yng ditimbulkan dari panas tubuh anak yang melebihi 38'c diikuti mata mendelik, kaku-kelojotan, dan lidah tergigit.

Kejang lazim ditemukan pada anak dengan usia 6 bulan - 5 tahun, biasanya anak sakit panas dan tidak kunjung turun suhu tubuhnya. Namun ada pula kejadian yang mendadak kejang tanpa disertai panas, tergantung kepada riwayat penyakit yang pernah dialami pasien.

Bahaya Kejang Pada Anak
Image Source

Jika anak anda mengalami kejang, anda harus tetap tenang, jika panik malah jadi tambah repot.
Saat kejang anak tidak sadar tidak memberi respons apabila dipanggil atau diperintah. Setelah kejang anak sadar kembali. Umumnya kejang demam akan berhenti sendiri dalam waktu kurang dari 5 menit dan tidak berulang lebih dari satu kali dalam 24 jam.

Apa yang harus dilakukan bila anak kejang?

Bila melihat anak kejang, usahakan untuk tetap tenang dan lakukan hal-hal berikut:

  • Letakkan anak di tempat yang aman, jauhkan dari benda-benda berbahaya seperti listrik dan pecah-belah.
  • Baringkan anak dalam posisi miring agar makanan, minuman, muntahan, atau benda lain yang ada dalam mulut akan keluar sehingga anak terhindar dari bahaya tersedak.
  • Jangan memasukkan benda apapun ke dalam mulut. Memasukkan sendok, kayu, jari orangtua, atau benda lainnya ke dalam mulut, atau memberi minum anak yang sedang kejang, berisiko menyebabkan sumbatan jalan napas apabila luka
  • Jangan berusaha menahan gerakan anak atau menghentikan kejang dengan paksa, karena dapat menyebabkan patah tulang.
  • Amati apa yang terjadi saat anak kejang, karena ini dapat menjadi informasi berharga bagi dokter.
  • Tunggu sampai kejang berhenti, kemudian bawa anak ke unit gawat darurat terdekat.
  • Apabila anak sudah pernah kejang demam sebelumnya, dokter mungkin akan membekali orangtua dengan obat kejang yang dapat diberikan melalui dubur.
  • Setelah melakukan langkah-langkah pertolongan pertama di atas, obat tersebut dapat diberikan sesuai instruksi dokter.

Kapan orang tua perlu khawatir?

Tidak semua kejang yang disertai demam adalah kejang demam.

Orang tua perlu khawatir apabila terjadi kejang disertai demam di luar rentang usia 6 bulan sampai 5 tahun, maka perlu disingkirkan penyebab kejang lainnya, misalnya epilepsi atau radang otak.

Namun jangan karena umur anak masih dibawah 5 tahun kemudian terjadi kejang, lantas anda diam saja karena alasan kejang pada anak biasa terjadi pada anak dibawah usia 5 tahun. Segera bawa anak anda setelah kejang berhenti ke fasilitas kesehatan guna diperiksa lebih lanjut.

Walau tampak menakutkan, umumnya kejang demam tidak berbahaya, tidak merusak otak, tidak mengganggu kecerdasan anak, dan akan menghilang sendiri seiring bertambahnya usia.

INFO: You have Ads-Block for Bahaya Kejang Pada Anak , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Bahaya Kejang Pada Anak , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Bahaya Kejang Pada Anak by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Bahaya Kejang Pada Anak via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 2
Top Recent People Searches: Bahaya Kejang Pada Anak

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Bahaya Kejang Pada Anak


Disable AdBlocker di Browser Anda

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.