Fian Rubianti Am.Keb

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

  • 2

DuniaBidan.com - Kadang suka senewen ya kalo bayi nangis terus, sementara bayi kan belum bisa berbicara mengutarakan keluhan dan ketidak nyamanan yang dia alami. Kita juga tidak paham dengan sumber tangisan bayi. Oke, Jangan panik, tarik nafas panjang kemudian cek apakah bayi menangis karena pipis, poop, atau kesakitan.

Dan ternyata, setelah di cek terdapat ruam popok. Kulit bayi terutama yang baru lahir memang sensitif terhadap beragam ruam dan masalah kulit. Untungnya, sebagian besar ruam tersebut tidak berbahaya. Apa yang harus dilakukan Jika terdapat ruam pada kulit bayi?

Berikut beberapa masalah kulit yang sering terjadi pada Si Kecil dan cara mengatasinya, sebagai berikut:

1. Ruam popok

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Image Source

Ruam popok adalah kondisi umum yang bisa membuat kulit terasa sakit, merah, bersisik, dan perih. Hal ini membuat bayi menjadi rewel atau tidak nyaman saat mengganti popok. Ruam popok biasanya disebabkan oleh iritasi, infeksi jamur atau bakteri, adanya alergi, dan popok basah atau kotor terlalu lama. Selain itu, makanan baru pada bayi juga dapat memicu ruam popok.

Umumnya ruam popok berlangsung beberapa hari atau lebih. Bayi yang paling sering terkena ruam popok antara lain yang berusia 9-12 bulan, tidur menggunakan popok, mulai makan makanan padat, tengah mendapat obat antibiotik secara langsung atau menyusui pada ibu yang sedang minum obat tersebut. Ruam popok ditandai dengan kulit berwarna merah, perih, bayi menjadi rewel atau tidak nyaman saat mengganti popok.

Kalau sudah begitu, bagaimana ya mengatasi ruam popok?

  • Rutin mengecek popok, cuci tangan anda sebelum melakukan pengecekan.
  • Rutin mengganti popok, normalnya 2-3 jam sekali.
  • Berikan cream/gel untuk bayi yang mengandung zinc untuk meredakan ruam kulit. Hindari menggunakan krim steroid (hydrocortisone) kecuali dokter meresepkannya. Setelah itu oleskan petroleum jelly, agar krim tidak menempel di popok.
  • Perhatikan kualitas popok. Beralih ke popok kain, atau mencoba merk lain.
  • Perhatikan Detergent/Sabun Bayi. Gunakan detergent atau sabun yang lembut, yang hypoallergenic. Anda juga bisa menambahkan setengah cangkir cuka saat membilas popok tersebut.
  • Pilih pakaian yang menyerap udara. Hindari Pakaian atau popok yang ketat.

Kapan harus membawa bayi saya ke Dokter? Apabila Ibu menemukan seperti ini: Lecet pada daerah popok, Demam, Kemerahan yang amat sangat, Bengkak, Bernanah atau keluar cairan di sekitar area popok, Ruam memburuk atau tidak hilang-hilang, Ruam berkembang menjadi jamur dan infeksi ragi yang disebut candida, Saat bayi Anda memperlihatkan tanda-tanda dia merasa sakit ketika memakai popok

2. Biang keringat

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Image Source

Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol, yang terasa gatal. Biang keringat juga dapat menyebabkan sensasi menyengat atau perih seperti menusuk-nusuk di kulit. Umumnya terjadi beberapa hari setelah terpapar suhu panas atau udara yang lembap. Gangguan kulit ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, meski sering muncul di area leher, wajah, punggung, dada, atau paha. Bayi dan anak-anak lebih rentan terkena biang keringat, hal itu dikarenakan kelenjar keringat mereka yang belum berkembang sepenuhnya.

Cara mengobati biang keringat :

  • Usahakan agar tubuh tidak kepanasan, khususnya pada musim panas jangan menggunakan pakaian terlalu berlapis.
  • Gunakan sabun yang tidak membuat kulit menjadi kering dan tidak mengandung parfum.
  • Jangan gunakan losion atau krim yang dapat menyumbat pori-pori kulit.
  • Hindari mengenakan pakaian ketat yang dapat menyebabkan kulit sulit bernapas.
  • Hindari pengunaan bedak tabur yang mengandung parfum.
  • Periksa ke Bidan atau Dokter terdekat jika biang keringat semakin melebar.

3. Eksim

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Image Source

Eksim dapat menimbulkan ruam dan gatal pada bayi. Keluhan ini dapat membuat kulit luka apabila Si Kecil menggaruknya. Kondisi ini sering terjadi pada bayi dengan riwayat keluarga yang menderita asma atau eksim, bayi yang sering terpapar deterjen, sabun atau produk bayi yang berpewangi, udara panas, hingga asap rokok.

Perawatan yang paling efektif adalah untuk mencegah kulit menjadi kering dan gatal, serta menghindari pemicu yang menyebabkan kondisi kambuh:

  • Dokter anak Anda akan perlu memeriksanya untuk membuat diagnosis yang benar dan resep perawatan yang tepat.
  • Berikan anak anda mandi berendam harian dalam air suam-suam kuku. Setelah mandi, bilas dua kali untuk menghilangkan sabun sisa (yang mungkin menjadi zat iritasi).
  • Gunakan pelembab kulit untuk bayi (misalnya, krim atau salep) secara teratur dan sering untuk mengurangi kekeringan dan gatal.
  • Hindari pakaian yang kerap memicu gatal atau iritasi (Wol atau bahan sintetis).
  • Jika ada gatal yang luar biasa, gunakan kompres dingin di daerah tersebut, diikuti dengan penerapan obat yang diresepkan oleh Dokter.

4. Cradle cap

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Image Source

Cradle cap adalah kerak kepala menyerupai ketombe yang sering tampak di kepala bayi. Kondisi ini biasanya membaik sendiri dalam waktu beberapa bulan, tetapi Bunda perlu membersihkannya jika kerak tampak gatal dan mengganggu Si Kecil.

Cradle cap dapat dengan mudah dikenali sebagai sesuatu mirip kerak yang besar, berminyak, dan berwarna kuning atau kecokelatan yang menempel di kulit kepala. Gangguan ini tidak menular dan tidak disebabkan oleh alergi terhadap apapun, di samping itu cradle cap juga tidak timbul akibat lingkungan yang kurang bersih.

Cara mengatasi cradle cap pada bayi:

  • Jaga agar kulit kepala bayi tidak terlalu lembab oleh keringat atau air, karena dapat menyebabkan cradle crap tidak segera mengering dan lepas sendiri menjadi serpihan-serpihan ketombe.
  • Gunakan air hangat untuk melunakkan cradle crap yang masih melekat pada kulit kepala bayi, sebagian besar cradle crap memang masih tebal dan cenderung sedikit keras.
  • Apabila penggunaan air hangat tidak dapat melunakkan cradle crap yang telah mengeras atau terlalu tebal, gunakan saja baby oil pada seluruh permukaan kulit kepala dan berikan sedikit pijatan.
  • Apabila pengusapan baby oil ini mengalami kesulitan, tidak ada salahnya memotong rambut bayi. Cradle crap akan terangkat secara maksimal.
  • Apabila rambut bayi tidak dipotong, gunakan sikat lembut seperti gerakan menyisir untuk mengangkat cradle crap yang telah lunak oleh air hangat ataupun penggunaan baby oil.
  • Pasca pembersihan cradle crap, segera cuci bersih kulit kepala bayi menggunakan baby shampoo dan air hangat. Pencucian kulit kepala cukup menggunakan washlap.

Baca Juga: Kenapa Kulit Bayi Sensitif?

INFO: You have Ads-Block for Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya? , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)INFO: You have Ads-Block for Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya? , Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya? by Fian Rubianti Am.Keb

Anda sedang membaca artikel tentang: Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya? via DuniaBidan.com yang ditulis oleh Fian Rubianti Am.Keb. jika Anda suka dengan Artikel ini silahkan like, bagikan, atau komentar. Anda juga dapat berlangganan Artikel setiap hari, Gratis! melalui form Subscribe di atas. Artikel akan dikirimkan otomatis ke email Anda setiap hari.
  • 2
Top Recent People Searches: Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

INFO: You have Ads-Block, Please support us with disable your Adblock and Enable your js browser :)

DMCA.com Protection Status

Artikel Terkait Apa Penyebab Kulit Bayi Sensitif Dan Bagaimana Cara Mengatasinya?


Disable AdBlocker di Browser Anda

Ketahuilah bahwa DuniaBidan.com hanya mengandalkan Iklan untuk membiayai operasional penerbitan konten gratis untuk Anda. Jadi tolong non-aktifkan pemblokir iklan (AdBlock) di browser Anda.